Pasar smartphone global sepanjang 2025 mencatat dinamika menarik dengan Apple berhasil mengambil alih posisi puncak. Berdasarkan laporan lembaga riset industri, Apple menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sekitar 20 persen, mengungguli para pesaing utamanya di sektor ini.
Keberhasilan tersebut didorong oleh lonjakan penjualan lini iPhone yang meningkat sekitar 10 persen secara tahunan. Peningkatan ini menjadi yang tertinggi di antara lima merek smartphone terbesar dunia, sekaligus menegaskan kuatnya daya tarik produk Apple di berbagai segmen pasar.
Analis menyebut bahwa performa Apple tidak lepas dari strategi produk yang semakin matang. Seri terbaru iPhone, terutama generasi terbaru yang diluncurkan menjelang akhir tahun, mendapat respons positif dari konsumen global. Selain itu, model sebelumnya juga tetap menunjukkan penjualan yang stabil di berbagai negara seperti Jepang, India, dan kawasan Asia Tenggara.
Permintaan yang tinggi juga datang dari pasar berkembang dan kelas menengah, yang kini menjadi motor pertumbuhan industri smartphone. Siklus pembaruan perangkat (upgrade cycle) setelah pandemi turut mendorong konsumen untuk mengganti ponsel lama mereka dengan model terbaru.
Di posisi kedua, Samsung membuntuti dengan pangsa pasar sekitar 19 persen dan pertumbuhan pengiriman yang lebih moderat. Sementara itu, merek lain seperti Xiaomi, Vivo, dan Oppo masih bersaing ketat di bawah dua raksasa tersebut.
Secara keseluruhan, pasar smartphone global memang menunjukkan pertumbuhan tipis sekitar 2 persen pada 2025. Meski tidak terlalu tinggi, angka ini menunjukkan adanya pemulihan industri setelah sebelumnya sempat tertekan oleh berbagai faktor ekonomi dan gangguan rantai pasok.
Namun, para analis memperingatkan bahwa tantangan masih membayangi industri pada tahun berikutnya. Keterbatasan pasokan chip serta meningkatnya biaya komponen berpotensi memperlambat pertumbuhan pasar dan memengaruhi harga perangkat di masa depan.
Dengan performa kuat di 2025, Apple menunjukkan posisinya sebagai pemain dominan di industri smartphone global. Meski demikian, persaingan dipastikan akan semakin ketat seiring inovasi teknologi dan perubahan tren konsumen di tahun-tahun mendatang.