Jakarta, 7 Mei 2026 – Seorang personel pemadam kebakaran di Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi perhatian publik setelah videonya pingsan saat mengendarai motor viral di media sosial.
Peristiwa tersebut disebut terjadi setelah petugas damkar itu menyelesaikan jadwal piket selama 24 jam dan dalam perjalanan pulang ke rumah.
Dalam video yang beredar, petugas terlihat tiba-tiba kehilangan kesadaran hingga terjatuh dari sepeda motor di pinggir jalan.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan dan membantu mengamankan korban dari arus lalu lintas.
Kondisi tersebut memicu simpati luas dari masyarakat karena banyak yang menilai petugas damkar memiliki beban kerja berat dan risiko tinggi dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Pengamat ketenagakerjaan menyebut pekerjaan petugas pemadam kebakaran memang menuntut kesiapsiagaan tinggi, baik secara fisik maupun mental.
Selain menghadapi situasi darurat seperti kebakaran dan penyelamatan, mereka juga sering menjalani jam kerja panjang dengan kondisi istirahat yang terbatas.
Karena itu, faktor kelelahan menjadi salah satu risiko yang perlu mendapat perhatian serius dalam sistem kerja petugas lapangan.
Di media sosial, banyak warganet menyampaikan rasa prihatin sekaligus apresiasi terhadap dedikasi petugas damkar yang tetap bekerja melayani masyarakat dalam kondisi melelahkan.
Sebagian pengguna media sosial juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan petugas layanan darurat.
Pengamat kesehatan kerja menilai pekerjaan dengan jam siaga panjang dapat meningkatkan risiko kelelahan fisik, stres, hingga gangguan kesehatan apabila tidak diimbangi pola istirahat yang cukup.
Mereka menyebut petugas layanan darurat seperti damkar, tenaga medis, dan aparat keamanan memang termasuk profesi dengan tekanan kerja tinggi.
Karena itu, sistem rotasi kerja dan pemantauan kondisi kesehatan dinilai penting untuk menjaga keselamatan personel.
Peristiwa tersebut juga memunculkan diskusi mengenai pentingnya dukungan fasilitas dan perlindungan kesehatan bagi petugas pelayanan publik yang bekerja dalam situasi penuh tekanan.
Masyarakat banyak memberikan dukungan moral dan berharap kondisi personel damkar tersebut segera pulih.
Di sisi lain, banyak warga juga menyampaikan penghargaan terhadap kerja keras petugas pemadam kebakaran yang selama ini sering berada di garis depan dalam berbagai situasi darurat.
Pengamat sosial menilai viralnya kejadian tersebut memperlihatkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi pekerja layanan publik.
Mereka berharap perhatian terhadap kesejahteraan petugas lapangan tidak hanya muncul ketika kejadian viral, tetapi juga diwujudkan dalam kebijakan kerja yang lebih baik.
Dengan ramainya perhatian publik terhadap peristiwa tersebut, kisah personel damkar yang pingsan usai piket 24 jam kini menjadi pengingat mengenai beratnya tugas petugas layanan darurat dan pentingnya perhatian terhadap kesehatan serta keselamatan kerja mereka.