Jakarta, 19 Oktober 2026 – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Indonesia mendapat perhatian dari dunia sepak bola internasional. Dua klub Eropa, LOSC Lille dari Prancis dan Leeds United dari Inggris, menyampaikan simpati kepada masyarakat yang terdampak kebakaran di Kalimantan dan Sumatra. Dukungan tersebut disampaikan melalui unggahan media sosial resmi masing-masing klub yang berisi pesan solidaritas dan doa. Kehadiran pesan dari klub sepak bola internasional menunjukkan bahwa persoalan lingkungan di Indonesia turut menjadi perhatian masyarakat global. Salah satu klub yang memberikan dukungan bahkan memiliki hubungan langsung dengan sepak bola Indonesia karena diperkuat pemain Timnas Indonesia, Calvin Verdonk.
LOSC Lille menjadi salah satu klub yang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat Indonesia. Klub peserta Ligue 1 Prancis tersebut mengunggah foto para pendukungnya yang sedang membentangkan syal di tribune stadion dengan tampilan bernuansa abu-abu. Melalui unggahan itu, Lille menyampaikan pesan bahwa mereka bersama Indonesia dan mendoakan masyarakat yang terdampak kebakaran di Kalimantan serta Sumatra. Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari penggemar sepak bola Indonesia yang memenuhi kolom komentar. Ribuan pengguna media sosial memberikan tanda suka serta menyampaikan apresiasi atas perhatian yang ditunjukkan klub asal Prancis tersebut. Solidaritas itu menjadi salah satu bentuk kepedulian dunia olahraga terhadap persoalan kemanusiaan dan lingkungan.
Perhatian terhadap Lille semakin besar karena klub tersebut menjadi tempat berkariernya Calvin Verdonk, pemain yang memperkuat Timnas Indonesia. Bek kiri tersebut memiliki hubungan erat dengan penggemar sepak bola Tanah Air setelah menjadi bagian dari skuad Garuda. Keberadaannya di Lille membuat klub asal Prancis itu semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia. Selain memberikan dukungan terhadap korban karhutla, Lille juga tengah menjalani aktivitas kompetisi domestik dan internasional. Verdonk sebelumnya mencatatkan penampilan bersama Lille dalam pertandingan Liga Champions melawan Arsenal pada 14 Oktober 2026. Dalam pertandingan tersebut, ia masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-78 ketika Lille menelan kekalahan 0-3.
Selain Lille, Leeds United turut menyampaikan dukungan kepada masyarakat Indonesia melalui akun Instagram resminya. Klub asal Inggris tersebut mengunggah gambar stadion dengan nuansa hitam-putih yang disertai pesan solidaritas bagi warga terdampak kebakaran. Leeds United menggunakan kalimat berbahasa Inggris yang berarti bernapas, bermain, dan hidup, kemudian menambahkan pernyataan dukungan kepada Indonesia. Klub berjuluk The Whites itu juga secara khusus menyampaikan doa untuk masyarakat Kalimantan dan Sumatra. Unggahan tersebut menarik perhatian besar dari pengguna media sosial, terutama penggemar sepak bola Indonesia. Banyak warganet memberikan tanggapan positif karena klub Eropa tersebut menunjukkan kepedulian terhadap bencana yang terjadi jauh dari negaranya.
Respons terhadap unggahan Leeds United terlihat dari tingginya interaksi pengguna media sosial. Hingga Sabtu (17/10/2026) sore, unggahan tersebut telah memperoleh lebih dari 47 ribu tanda suka dan sekitar lima ribu kali dibagikan ulang. Ratusan komentar juga memenuhi unggahan yang berisi doa dan dukungan kepada masyarakat Indonesia. Sebagian pengguna menyampaikan terima kasih kepada Leeds United karena turut menyoroti kondisi lingkungan di Tanah Air. Dukungan tersebut memperlihatkan bahwa media sosial klub sepak bola dapat menjadi sarana penyampaian pesan kemanusiaan kepada masyarakat internasional. Dengan jumlah pengikut yang besar, perhatian klub terhadap bencana berpotensi meningkatkan kesadaran publik mengenai dampak karhutla.
Bencana kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta Sumatra telah menimbulkan berbagai persoalan bagi masyarakat. Kabut asap yang muncul akibat kebakaran dapat mengganggu kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan. Aktivitas pendidikan, transportasi, dan kegiatan ekonomi juga berpotensi terganggu apabila konsentrasi asap meningkat. Selain berdampak pada manusia, kebakaran hutan dapat merusak habitat satwa serta mengancam keberlangsungan ekosistem. Dalam kondisi tertentu, asap dapat terbawa angin hingga melintasi batas negara dan memengaruhi kualitas udara di wilayah tetangga. Karena itu, penanganan karhutla memerlukan kerja sama berbagai pihak serta langkah pencegahan yang berkelanjutan.
Solidaritas terhadap korban karhutla tidak hanya datang dari klub sepak bola luar negeri. Sejumlah klub dan kelompok suporter Indonesia juga menunjukkan kepedulian melalui berbagai kegiatan sosial. Persija Jakarta termasuk klub yang menyampaikan doa bagi masyarakat terdampak serta petugas yang berjuang menangani kebakaran. Sementara itu, kelompok suporter Persebaya Surabaya, Bonek, menginisiasi penggalangan donasi masker untuk membantu masyarakat yang menghadapi kabut asap. Kelompok pendukung Persib Bandung, Bobotoh, juga menyuarakan perhatian terhadap karhutla melalui spanduk yang dibentangkan di stadion. Berbagai kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa sepak bola dapat menjadi ruang untuk menggalang kepedulian sosial di luar pertandingan.
Dukungan LOSC Lille dan Leeds United menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap bencana lingkungan dapat melampaui batas negara dan kompetisi sepak bola. Kehadiran Calvin Verdonk di Lille memberikan hubungan tersendiri antara klub Prancis tersebut dan masyarakat Indonesia. Sementara itu, Leeds United menunjukkan solidaritas melalui pesan yang memperoleh respons luas dari penggemar sepak bola. Meski tidak secara langsung memadamkan kebakaran, perhatian klub internasional dapat membantu meningkatkan kesadaran mengenai kondisi masyarakat terdampak. Dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong semakin banyak pihak untuk berkontribusi melalui bantuan kemanusiaan dan upaya perlindungan lingkungan. Di tengah penanganan karhutla yang masih berlangsung, solidaritas dari komunitas sepak bola menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam menghadapi bencana.