Jakarta, 25 Oktober 2026 – AKBP Wikha Ardilestanto resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kepulauan Seribu menggantikan AKBP Argadija Putra. Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan kegiatan Farewell and Welcome Parade yang berlangsung di Mako Perwakilan Polres Kepulauan Seribu, Marina Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (24/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Wikha menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme anggota dan memperkuat hubungan dengan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh personel kepolisian untuk menjaga kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan dan pengamanan wilayah. Pergantian jabatan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan Kepulauan Seribu.
ANTARA News
+1
Kegiatan penyambutan Kapolres baru berlangsung dengan rangkaian tradisi kepolisian yang dihadiri jajaran pejabat utama dan personel Polres Kepulauan Seribu. Acara diawali dengan kedatangan AKBP Wikha Ardilestanto bersama istrinya, Agia Wikha, yang disambut langsung oleh AKBP Argadija Putra bersama istrinya, Ajeng Arga. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan laporan satuan, serah terima kepengurusan Bhayangkari, serta penyampaian pesan dari kedua pejabat. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang prosesi pergantian kepemimpinan tersebut. Kegiatan ini menjadi simbol kesinambungan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepolisian di wilayah Kepulauan Seribu.
AKBP Argadija Putra yang sebelumnya memimpin Polres Kepulauan Seribu selama kurang lebih satu tahun empat bulan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya. Ia berterima kasih kepada pejabat utama, personel Polres dan Polsek, serta berbagai elemen masyarakat yang telah menjalin kerja sama selama masa kepemimpinannya. Argadija juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekhilafan dalam perkataan maupun tindakan selama menjalankan tugas. Setelah menyerahkan kepemimpinan kepada Wikha, Argadija mendapatkan penugasan baru sebagai Inspektur Bidang pada Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Metro Jaya. Perpindahan tersebut merupakan bagian dari rotasi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Sementara itu, AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian pendahulunya dalam memimpin Polres Kepulauan Seribu. Ia menilai berbagai program dan langkah positif yang telah dijalankan perlu dilanjutkan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Wikha juga mengajak seluruh anggota untuk memperkuat solidaritas internal dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas. Menurutnya, mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan profesionalisme personel. Dengan semangat kebersamaan, ia berharap seluruh jajaran dapat menghadapi berbagai tantangan keamanan secara lebih efektif.
Penguatan sinergi dengan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam kepemimpinan baru Polres Kepulauan Seribu. Wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis yang berbeda dibandingkan kawasan perkotaan sehingga membutuhkan pendekatan pelayanan dan pengamanan yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi laut menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Selain menjaga keamanan permukiman, aparat juga memiliki tanggung jawab mendukung ketertiban aktivitas wisata dan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir. Koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait diperlukan untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif.
AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kepolisian harus menjadi perhatian seluruh personel. Pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Kehadiran aparat di tengah masyarakat juga diharapkan mampu meningkatkan upaya pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Dalam menjalankan tugas, personel kepolisian perlu mengedepankan pendekatan profesional dan komunikasi yang baik dengan warga. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu.
Puncak rangkaian kegiatan pergantian kepemimpinan ditandai dengan prosesi pelepasan AKBP Argadija Putra melalui tradisi pedang pora. AKBP Wikha Ardilestanto mengalungkan bunga kepada pejabat lama sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian yang telah diberikan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buket bunga kepada istri Argadija serta kegiatan perpisahan bersama personel kepolisian. Tradisi tersebut menjadi simbol penghargaan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres Kepulauan Seribu. Suasana haru terlihat ketika Argadija berpamitan kepada jajaran yang telah mendampinginya selama menjalankan tugas.
Pergantian kepemimpinan Polres Kepulauan Seribu diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. AKBP Wikha Ardilestanto menghadapi tanggung jawab untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan efektivitas pengamanan wilayah kepulauan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Profesionalisme anggota serta keterbukaan komunikasi dengan warga juga diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik. Dengan kepemimpinan baru, Polres Kepulauan Seribu diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi seluruh masyarakat.