Jakarta, 21 September 2026 – Fergie Brittany menghadapi tantangan tersendiri ketika dipercaya memerankan Keira dalam serial horor terbaru POTE. Karakter Keira sekilas terlihat sebagai perempuan yang tenang dan dewasa, tetapi sebenarnya menyimpan banyak emosi serta persoalan dalam dirinya. Fergie harus menampilkan sisi tersebut tanpa membuat Keira sekadar terlihat sebagai sosok pendiam. Tantangan itu membuatnya perlu memahami alasan di balik setiap sikap dan respons karakter yang diperankannya. Pendalaman karakter dilakukan sejak membaca naskah hingga berdiskusi dengan sutradara Billy Christian. Fergie kemudian mencoba menempatkan dirinya dalam posisi Keira untuk memahami bagaimana karakter tersebut menghadapi berbagai situasi.
Fergie menjelaskan bahwa Keira sebenarnya bukan sosok yang sepenuhnya tenang seperti terlihat dari luar. Sikap diam Keira lebih banyak muncul karena dirinya terbiasa memendam berbagai hal sendirian. Karakter tersebut tidak selalu mengungkapkan secara langsung apa yang sedang dipikirkan maupun dirasakannya. Kondisi itu membuat Fergie harus menyampaikan emosi melalui ekspresi, gestur, dan respons yang lebih terbatas. Pendekatan tersebut berbeda dengan karakter yang dapat mengungkapkan konflik melalui dialog panjang atau tindakan terbuka. Fergie perlu memastikan penonton tetap dapat menangkap pergulatan emosional Keira meskipun karakter tersebut tidak banyak berbicara.
Untuk membangun karakter itu, Fergie menjadikan naskah sebagai pijakan utama. Ia juga mengikuti arahan Billy Christian mengenai karakteristik Keira dan perkembangan emosinya sepanjang cerita. Setelah memperoleh gambaran dari sutradara, Fergie mencoba menggali karakter tersebut lebih jauh dengan membayangkan dirinya benar-benar berada dalam situasi yang dialami Keira. Cara tersebut membantunya menentukan respons yang dianggap sesuai ketika Keira menghadapi tekanan maupun berbagai kejadian misterius. Fergie tidak ingin sikap diam Keira terasa datar sepanjang cerita. Sebaliknya, setiap diam dan ekspresi karakter tersebut diharapkan tetap menyimpan makna yang dapat dirasakan penonton.
Dalam cerita POTE, Keira memiliki posisi penting karena bekerja sebagai dokter gizi sekaligus dikenal sebagai medical influencer. Karakter tersebut juga mempunyai kemampuan indigo yang membuatnya dapat merasakan keberadaan Oreng Pote lebih awal dibandingkan sejumlah karakter lainnya. Kemampuan itu memberikan lapisan berbeda pada Keira karena dirinya berada di antara dunia medis yang rasional dan pengalaman supranatural yang sulit dijelaskan. Situasi tersebut kemudian membuat karakter Keira terlibat lebih dalam dalam misteri yang berkembang di Pulau Marunda. Kepekaannya terhadap kehadiran Oreng Pote juga menjadi bagian penting dalam membangun ketegangan cerita. Fergie karena itu harus menyeimbangkan karakter seorang tenaga medis dengan seseorang yang mempunyai pengalaman terhadap dunia supranatural.
POTE sendiri mengisahkan lima dokter muda yang datang ke Pulau Marunda untuk membantu masyarakat menghadapi wabah misterius. Misi yang awalnya berfokus pada persoalan medis kemudian berubah ketika mereka menemukan berbagai kejadian yang tidak dapat dijelaskan secara biasa. Perlahan, kelompok tersebut berhadapan dengan rahasia kelam yang tersimpan di pulau dan keberadaan entitas bernama Oreng Pote. Teror berkembang melalui sebuah kutukan dengan aturan yang menjadi pusat cerita. Seseorang yang menyaksikan kematian dapat menjadi sasaran berikutnya. Situasi itu membuat para karakter harus menghadapi ancaman sekaligus mencari tahu penyebab teror yang terus berlangsung.
Keira kemudian menjadi salah satu karakter yang membantu membuka lapisan misteri tersebut. Kemampuan yang dimilikinya membuat Keira dapat merasakan sesuatu yang pada awalnya belum disadari anggota kelompok lainnya. Di sisi lain, sifatnya yang cenderung menyimpan perasaan membuat karakter tersebut memiliki konflik psikologis tersendiri. Perpaduan antara kemampuan indigo dan kepribadian tertutup menjadi tantangan bagi Fergie dalam menjaga karakter tetap meyakinkan. Ia harus menunjukkan bahwa ketakutan maupun tekanan yang dialami Keira tetap berkembang meskipun tidak selalu diungkapkan melalui perkataan. Pendalaman sisi emosional tersebut menjadi salah satu bagian yang paling diperhatikan Fergie selama proses membangun karakter.
Selain Fergie Brittany sebagai Keira, POTE menghadirkan Audi Marissa sebagai Sarah, Dito Darmawan sebagai Raka, Fandy Christian sebagai Fandy, Kiara Mckenna sebagai Suci, dan Meisya Amira sebagai Disa. Masing-masing karakter mempunyai latar belakang dan konflik berbeda yang kemudian saling bertemu ketika teror mulai terjadi. Sarah menjadi salah satu karakter penting karena memiliki pendekatan rasional ketika menghadapi kejadian yang semakin sulit dijelaskan melalui ilmu medis. Kehadiran Keira dengan kemampuan supranaturalnya menciptakan perspektif berbeda dalam menghadapi misteri tersebut. Perbedaan cara pandang antarkarakter menjadi bagian dari konflik sekaligus dinamika cerita. Unsur drama tersebut berjalan beriringan dengan horor dan thriller yang menjadi fondasi serial.
Serial arahan Billy Christian tersebut terdiri atas delapan episode dengan durasi sekitar 30 menit setiap episode. POTE mulai tayang pada 19 September 2026 dengan dua episode pertama dirilis bersamaan. Episode berikutnya dijadwalkan hadir setiap Sabtu hingga seluruh rangkaian cerita selesai. Selain mengandalkan unsur supranatural, serial ini juga membawa konflik psikologis serta misteri yang perlahan dibuka melalui perjalanan para karakter. Konsep larangan melihat kematian menjadi aturan utama yang membedakan ancaman dalam POTE dari sejumlah cerita horor lainnya. Ketegangan tidak hanya muncul dari sosok supernatural, tetapi juga dari ketakutan para karakter mengenai siapa yang akan menjadi korban berikutnya.
Bagi Fergie Brittany, memerankan Keira pada akhirnya menuntut kemampuan menggambarkan emosi yang sebagian besar justru tidak diucapkan. Ia harus memperlihatkan bahwa di balik sikap tenang dan diam terdapat tekanan serta perasaan yang terus berkembang mengikuti konflik cerita. Arahan sutradara, pemahaman terhadap naskah, dan upaya menempatkan dirinya dalam posisi Keira menjadi cara yang digunakan untuk mencapai karakterisasi tersebut. Peran itu sekaligus memberikan kesempatan bagi Fergie untuk mengeksplorasi karakter dengan lapisan psikologis dan supranatural sekaligus. Kehadiran Keira juga menjadi elemen penting dalam upaya para tokoh mengungkap rahasia Oreng Pote di Pulau Marunda. Seiring berjalannya episode, sisi yang selama ini dipendam Keira pun menjadi salah satu bagian yang dapat menentukan perkembangan cerita POTE.