Jakarta, 8 Mei 2026 – Proyek restorasi lobi Kantor Bupati di Buleleng menjadi perhatian publik setelah anggaran pengerjaannya disebut mencapai sekitar Rp 2 miliar. Restorasi tersebut dilakukan dengan konsep desain yang mengangkat kembali nuansa arsitektur era Sunda Kecil sebagai identitas sejarah dan budaya daerah.
Pemerintah daerah menjelaskan perubahan desain dilakukan untuk menghadirkan kembali karakter historis bangunan sekaligus memperkuat unsur budaya lokal dalam lingkungan pemerintahan.
Pengamat arsitektur menilai konsep Sunda Kecil memiliki nilai sejarah penting di Bali Utara karena berkaitan dengan perkembangan budaya dan pemerintahan pada masa lampau. Penggunaan elemen tradisional dinilai dapat memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi simbol pelestarian budaya.
Restorasi lobi disebut mencakup pembaruan interior, ornamen, tata ruang, hingga detail visual yang menyesuaikan konsep arsitektur tradisional. Pemerintah daerah berharap hasil renovasi dapat memberikan kesan representatif sekaligus memperkuat citra budaya lokal.
Meski demikian, besarnya nilai anggaran proyek tersebut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian pihak menilai pelestarian budaya penting dilakukan, namun ada juga yang mempertanyakan prioritas penggunaan anggaran daerah.
Pengamat kebijakan publik menjelaskan proyek renovasi bangunan pemerintah memang sering menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan dengan penggunaan dana publik dan kebutuhan pelayanan daerah.
Di sisi lain, pengamat budaya menilai pelestarian unsur sejarah dalam bangunan pemerintahan dapat menjadi bagian penting dalam menjaga identitas lokal di tengah perkembangan arsitektur modern.
Buleleng sendiri dikenal memiliki sejarah panjang dalam perkembangan budaya dan pemerintahan di Bali, termasuk pengaruh arsitektur tradisional yang masih terlihat di sejumlah kawasan.
Selain mempercantik tampilan bangunan, restorasi tersebut juga disebut diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih baik bagi tamu dan masyarakat yang datang ke lingkungan kantor pemerintahan.
Pengamat tata kota menilai integrasi unsur budaya lokal dalam fasilitas publik dapat memberikan nilai edukasi sekaligus memperkuat karakter daerah di mata masyarakat maupun wisatawan.
Masyarakat kini menunggu hasil akhir restorasi untuk melihat sejauh mana konsep desain era Sunda Kecil benar-benar diterapkan dalam tampilan baru lobi Kantor Bupati Buleleng.
Dengan anggaran miliaran rupiah dan konsep budaya yang diangkat, proyek restorasi lobi Kantor Bupati Buleleng kini menjadi sorotan publik sekaligus pembahasan mengenai pelestarian identitas sejarah daerah